Hanya cerita sesama pejuang tiroid. Kanker tiroid dan gangguan tiroid lainnya. Jangan kalah jangan menyerah Keputusasaan yang mengalahkanmu Bukan KANKER!

Saturday, May 27, 2017

DETEKSI DAN TATAKELOLA KELAINAN TIROID PADA ANAK

Pembicara:
Faisal, dr, SpA(K), M.Kes
Divisi Endokrinologi Dep IKA

Penyebab utama kelainan tiroid pada bayi dan anak:
  1. Produksi hormon tiroid berkurang (hipotiroid)
  2. Produksi hormon tiroid berlebih (hipertiroid) 


HIPOTIROID KONGENITAL
"Hipotiroid kongenital: Hormon tiroid sangat sedikit jumlah produksi hormon tiroid atau tidak ada sama sekali (rasio kemungkinan terjadi 1:2500 / 1:3000)"
Penyebab:
  • Tidak ada kelenjar tiroid-----> seumur hidup hipotiroid
  • Kelenjar kecil sekali: ada tapi lobusnya kecil-----> seumur hidup hipotiroid
  • Kelenjarnya pindah: kelenjarnya ada tapi pindah----> seumur hidup hipotiroid
  • Ada masalah produksi: kelenjarnya ada ukuran normal tapi gak bisa produksi --> seumur hidup hipotiroid
  • Gangguan yodium ---> sementara hipotiroid
  • Kelainan otak----> sementara hipotiroid
  • Obat-obatan yang diminum ibu saat Hamil-----> sementara hipotiroid
GEJALA DAN TANDA KLINIS HIPOTIROID KONGENITAL

Sumber: Presentasi Dr. Faisal

DAMPAK HK
·        HK permanen → pengobatan seumur hidup
·         Dampak Pada anak:

  • Bila tidak dideteksi dini dengan SHK: pertumbuhan dan perkembangan terhambat→RETARDASI MENTAL

·         Dampak pada keluarga:

  • Ekonomi Biaya besar untuk merawat/pendidikan
  • Psikososial → Stigma di lingkungan
  • Produktifitas keluarga menurun

·         Dampak pada negara:
  • Beban Biaya negara kumulatif
  • SDM kualitas menurun


DAMPAK HK TERHADAP KECERDASAN

Meta analisis: Klein R (1996)
·         Rerata intelligence quotient (IQ) dari 651 anak: 76
·         Bila didiagnosis 0-3 bulan, IQ > 85: 78%
·         Bila 3-6 bulan: 19 %
·         Bila setelah 7 bulan: 0%
Gejala sangat minim bila diterapi dalam usia 14 hari setelah lahir => skrining penting



Problem:
    Saat lahir bayi tampak normal kalau ada gejala tidak khas karena dalam kandungan bayi terlindungi oleh hormon tiroid (pasca 3-4 minggu baru muncul gejala pada bayi)
    Bila ditunggu sampai ada gejala sudah terjadi hambatan perkembangan otak ---> retardasi mental Dan hambatan pertumbuhan
    Terlambat terapi ---> IQ anak turun

Hormon tiroid sangat diperlukan pertumbuhan sistem syaraf pusat. Kalau hormon tiroid tidak cukup akan mengganggu 




 
Contoh Pasien Hipotiroid Kongenital
SKRINING HK
Untuk penanganan pencegahan Hipotiroid Kongenital diperlukan Skrining HK
Dikutip dari www.idai.or.id Skrining HK paling baik dilakukan saat bayi berumur 48-72 jam atau sebelum bayi pulang. Sedikit darah bayi diteteskan di atas kertas saring khusus, dikeringkan kemudian bercak darah dikirim ke laboratorium

Di laboratorim kadar hormon TSH diukur dan hasilnya dapat diketahui dalam waktu kurang dari 1 minggu. Bila hasil tes tidak normal, bayi akan diperiksa oleh Tim Konsultan Program Skrining Bayi Baru Lahir. Skrining HK telah merupakan prosedur rutin di Negara maju sejak tahun 1970 an. Di Indonesia baru dilaksanakan sejak tahun 2000 dan sampai tahun 2014, baru diskrining kurang dari 1% dari jumlah seluruh bayi baru lahir

 
Sumber: www.idai.or.id



TATAKELOLA HIPOTIROID KONGENITAL
Tabel dosis umum Hormon Tiroid yang diberikan:


USIA
NaL-T4 (µg/Kgbb)
0-3 bulan
10-15
3-6 bulan
8-10
6-12 bulan
6-8
1-5 tahun
5-6
6-12 tahun
4-5
>12 tahun
2-3


HIPOTIROID DIDAPAT

Didapat itu maksudnya ketika bayi sehat-sehat saja namun ketika balita tiba-tiba terganggu tiroidnya. Berikut ini penyebab dari hipotiroid didapat:


Penyebabnya:
1. Tiroiditis Autoimun
  •  Paling sering Hashimoto (Hipertiroid dengan adanya goiter/gondok dan tipe non goiter)
  •  Antibodi Antitiroid diperiksa -> Hasilnya (+++)
  • Karena Pasca pembedahan atau radiasi
2. Pada anak yang terkena kanker/tumor dan mendapat radiasi ->
   sehingga kelenjar menjadi radiasi
      3.  Akibat pengobatan Hipertiroid yang berlebihan 
   4. Hipotiroid akibat gangguan otak misalnya tumor
               GEJALA DAN TANDA KLINIS

HIPERTIROID
Adalah keadaan disebabkan oleh kelenjar tiroid bekerja secara berlebihan sehingga menghasilkan hormon tiroid yang berlebihan di dalam darah



MANIFESTASI KLINIS HIPERTIROID yaitu:
  • Banyak Keringat
  • Tidak Tahan Panas
  • Sering BAB, kadang diare
  • Jari tangan gementar (tremor)
  • Nervus, tegang, gelisah, cemas, mudah tersinggung
  • Jantung berdebar cepat
  • Haid menjadi tidak teratur
  • Bola mata menonjol dapat disertai dengan penglihatan ganda
  • Tekanan darah meningkat
  • Denyut nadi cepat, seringkali >100x/ menit
  • Berat badan turun, meskipun banyak makan rasa capai
  • Otot lemas, terutama lengan atas dan paha
  • Rambut rontok
  • Kulit halus dan tipis
  • Pikiran sukar konsentrasi
  • Terjadi perubahan pada mata bertambahnya pembentukan air mata, iritasi dan peka terhadap cahaya



HIPERTIROID KONGENITAL


HIPERTIROID DIDAPAT      
    Paling sering adalah Grave's Disease yakni gangguan akibat autoimun.



Penyakit Graves disebabkan oleh terganggunya fungsi sistem imun tubuh. Pada kondisi ini, antibodi yang diproduksi oleh tubuh yang seharusnya ditujukan kepada virus atau benda asing lain sebagai pemicu penyakit, malah justru menyerang reseptor yang terdapat pada sel dalam kelenjar tiroid di leher. Antibodi ini kemudian mengganggu proses produksi hormon tiroid sehingga jumlahnya menjadi berlebihan dan menyebabkan hipertiroidisme.




Beberapa faktor risiko juga dapat memicu penyakit Graves dikutip dari alodokter.com, antara lain:
  • Jenis kelamin. Dibandingkan pria, wanita memiliki faktor risiko yang lebih tinggi untuk terserang penyakit.
  • Penyakit ini cenderung dialami oleh orang-orang yang berusia di bawah 40 tahun.
  • Sejarah penyakit Graves di dalam riwayat Beberapa gen yang diturunkan di dalam keluarga yang memiliki sejarah penyakit ini menyebabkan anggota keluarga tersebut menjadi lebih rentan terkena penyakit Graves.
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh lain. Beberapa jenis gangguan lain pada sistem kekebalan tubuh dapat menjadi pemicu penyakit ini, yaitu diabetes tipe 1 dan artritis reumatoid (rheumatoid arthritis).
  • Stres secara emosional atau fisik. Peristiwa atau sakit yang menyebabkan stres dapat turut memicu penyakit Graves pada orang dengan gen yang rentan terhadap penyakit ini.
  • Merokok dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh, terutama bagi seorang perokok yang mengidap penyakit Graves akan memiliki risiko yang tinggi, termasuk risiko terkena penyakit Graves ophthalmopathy.
  • Trauma yang dialami oleh kelenjar tiroid, misalnya akibat prosedur operasi.
  • Terapi antiretroviral (HAART) untuk pengobatan HIV
  • Kehamilan maupun paska persalinan khususnya pada perempuan dengan gen yang rentan dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit Graves.
  • Adanya benjolan (nodule) abnormal yang berkembang pada kelenjar tiroid. Benjolan-benjolan ini biasanya bukan kanker.
  • Kanker tiroid. Pada kasus yang langka, penderita kanker tiroid dapat memicu kondisi ini.



Terdapat dua kondisi khusus berdasarkan gejala khas yang muncul, yaitu oftalmopati Graves yang mengenai area mata dan dermopati Graves yang mengenai kulit. Kondisi oftalmopati Graves terjadi akibat adanya karbohidrat tertentu yang terakumulasi di dalam kulit dan belum diketahui juga penyebab pastinya. Gangguan yang dialami oleh sekitar 30 persen penderita penyakit Graves ini bergejala berikut:

  • Mata yang menonjol (exophthalmos)
  • Mata terasa kering
  • Tekanan atau rasa sakit pada mata
  • Kelopak mata yang membengkak
  • Mata memerah, bisa akibatkan oleh peradangan
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Penglihatan ganda dari satu objek (diplopia)
  • Kehilangan penglihatan


Oftalmopati Graves biasanya muncul bersamaan dengan kondisi hipertiroidisme atau muncul beberapa bulan sesudahnya. Namun gejala penyakit ini mungkin sudah ada sejak sebelum mengalami hipertiroidisme atau bisa juga tanpa kehadiran hipertiroidisme.



  Nah itu dia, empat kelainan tiroid yang patut diwasapai pada bayi yang baru lahir. Untuk para pejuang tiroid hal ini tentu menjadi perhatian ya agar anak-anak bisa lahir dengan sehat wal'afiat dengan ilmu dan kesiapan yang mumpuni tentunya. Semoga bermanfaat




Salam,

Senja Januari










Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Me

About Riska

Thyroid Cancer Survivor from Bandung, Indonesia. 24 Y.o. Akuntan di sebuah perusahaan swasta.
Diagnosa Kanker tiroid Papiler tahun 2015 menjalani 2 kali operasi pengangkatan tiroid dan ablasi di RSHS Bandung di tahun yang sama
Ada gangguan tiroid juga? Yuk sini cerita, feel free to share :)
I'm Young but Stronger than CANCER !

Popular Posts

Categories

statistics

Copyright © Curhatan Pejuang Tiroid | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com