0

Thyrax adalah Levotiroksin

Posted by Rianita Riska Diana on Tuesday, March 22, 2016 in , , , ,
Apa yang pasti dicari oleh para tuna tiroid atau para hipotiroidism? Thyrax! Itu juga yang pertama kali aku tahu pasca ablasi telah dilakukan. Saat itu aku langsung meminta dosis thyrax pada dokter namun ketika diberi resep tersebut, ketika aku baca kok tulisannya Euthyrox ? Awalnya aku berpikir ouh mungkin Euthyrox tapi panggilannya thyrax kali yaaa? wkwkwk *becanda
Penampakan belakang Euthyrox 100µg


Penampakan depan Euthyrox
Bulan berikutnya ketika beli thyrax yang ku maksud ke apotik, aku membawa bungkusnya dan menunjukkan pada petugas apotek agar tidak salah membeli. Nah di bulan beruikutnya aku lupa membawa bungkusnya euthyrox, namun stock sudah menipis jadi mau tidak mau harus segera beli ke Apotek 
"Mbak ada thyrax?", tanyaku
"Yang 100 atau 50 ?" jawab petugas apotek dengan ramah
"Oh, yang 100 mbak, belinya 15 biji aja ya."

Kemudian tampak dari meja kasir aku melihat petugas apotek memasukkan tablet kecil dalam isian botol yang bertuliskan "thyrax" ke dalam plastik obat. Ouuuuhhhhhh, thyrax itu nama merek yaaaa. Kemasannya pun berbeda. Kalau euthyrox kemasannya blister kayak digambar atas sedangkan thyrax dalam wadah botolan gitu. Duh salah dong! gapapa gak yaaaa? Fix lah kusut banget pikiran, soalnya kalau dibuang ya sayang lah. Secara harga satuannya saat itu hampir Rp 2.400 per tablet. Masa dibuang gitu aja. Finally, obat itu saya konsumsi sampai hari H saya periksa bulanan ke dokter untuk menyesuaikan dosis.

Sampailah di depan dokter saya confess. "Dok, saya salah beli obat"
"Hah, obat apa maksudnya?"
"Saya beli thyrax bukan euthyrox"
"Ouuuuuhhhh, saya kira apa. Gapapa sama aja sebenernya karena sama-sama levotiroksin"
"Oiya kah? fungsinya sama dok?"
"Jadi, fungsi levotiroksin (Thyrax atau euthyrox - yang kamu maksud tadi-) itu merupakan hormon sintetik sebagai pengganti dari hormon tiroid yang tak lagi diproduksi optimal atau tak diproduksi sama sekali oleh tiroid. Dia tidak seperti obat pada umumnya. Gapapa kok. Hasil laboratorium kamu juga bagus"

Ouh ternyata sama ya, antara thyrax dan euthyrox cuma beda pabrik. Oiya untuk minum thyrax ini disesuaikan kondisi badan ya. Masing-masing penyakit punya treatment masing-masing. Ada yang dosisnya tinggi ada yang rendah tergantung pasien juga. Maka jangan sungkan berkonsultasi pada dokter spesialis. Mahal? iya sih jasa dokter spesialis kisaran Rp 120.000- Rp140.000,- (di Bandung) Tapi kalau mau gratis ya pakailah BPJS. Setidaknya untuk mengecek apakah dosis thyrax yang diminum sesuai dengan kondisi badan atau tidak. Karena jika kelebihan takutnya malah hipertiroid sedangkan kalau kekurangan malah hipotiroid. Tapi tergantung penanganan masing-masing orang juga sih. Awal saya minum thyrax, saya dibuat hipo oleh dokter. Tapi sekarang Alhamdulillah sudah stabil. Peka juga kalau badan mulai menunjukkan gejala-gejala aneh macam tremor (gemetar), kesemutan, jantung berdegup kencang, pusing-pusing, drastisnya berat badan naik atau turun, sangat mudah kelelahan dan gejala lainnya. Langsung konsultasikan pada dokter. Bisa jadi ada salah dosis atau ada efek lain. Better kalau ada apa-apa jangan latah ditanya-tanya ke orang-orang yang justru gak paham karena bukannya pencerahan malah yang ada bikin pusing kepala karena stres hehe. Tanyalah pada dokter ya :)
Oiya kisaran harga euthyrox yang biasa saya beli kalau beli 1 strip berisi 25 tablet harganya Rp58.400,- sedangkan beli satuan ya tinggal dibagi 25 sajalah. Tapi ada juga apotek-apotek tertentu yang menjual satu tabletnya Rp 2.500,- ckckckck. Hidup semahal itukah ya? Syukuri saja. InsyaAllah ada rezekinya. Salam sehat!


Senja Januari



0 Comments

Post a Comment

Copyright © 2009 CURHATAN PEJUANG TIROID All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.