0

Cepet ngantuk? Pelupa? Mudah lelah? Jangan-jangan hipotiroid~

Posted by Rianita Riska Diana on Tuesday, December 06, 2016 in , , ,
Assalammualaikum,
Maafkan baru muncul lagi. *sungkem~ ❤

Okey kali ini mau cerita santai aja ya. Jangan berat-berat deh. Tetap aja sih ya seputar tiroid. hihi
Nah, akhir-akhir ini banyak banget yang curhat ke whats App setelah baca blog recehan ini wkwk. Kebanyakan nanya "mbak, gejala hipotiroid tuh apa, kanker tiroid itu penyebab utamanya apa? dan pertanyaan-pertanyaan umum lainnya. Kali ini saya mau share pengalaman hipotiroid saya.
Sebagai seorang pasien yang masih sangat awam dan dapat info segitu-gitunya, saya mau sharing berdasarkan pengalaman kesehatan yang pernah saya alami lagi-lagi saya harus mengingatkan bahwa badan setiap orang itu berbeda-beda ya. Jadi jangan mengeneralisir semua kasus tanpa konsultasi pada dokter.

By the way saya juga sama seperti orang-orang awam kesehatan lainnya. Gak ngerti. Apalagi parahnya saya itu tipe orang yang sakit dikit gak usah dirasa-rasa. ya mengabaikan sinyal-sinyal di tubuh sih intinya, dan sekarang nyesel huhu :'(((( 

Fase-fase setelah sah tuna tiroid (tidak memiliki tiroid) tapi belum boleh minum thyrax dulu gara-gara persiapa ablasi, saya memutuskan memang sedang kuliah ekstensi S1 sambil bekerja. Yah, kebayang lah 08.00-16.00 saya kerja di daerah jatinangor pukul 17.00 sudah harus tiba di kampus daerah tamansari Bandung. Hampir setiap hari. Ha! Awal-awal capek sih ya tapi setelah berbilang bulan mulai berdamai sama si capek. Sampai-sampai gak sadar saya melewati fase dimana capeknya itu luar biasa sih. Sampai rumah, sholat setelah itu belum juga ganti baju kerja tiba-tiba ketiduran depan TV masih berpakaian lengkap ala-ala kerja. halaaah. parah sih. Ter- gak bisa nahan kantuk. Pernah suatu kali di kantor saat itu ada buka puasa atau gathering apa ya lupa. Inget banget karena kerja seharian terus lanjut gathering yang menguras tenaga alhasil saya ketiduran di sela-sela obrolan yang gak santai maksudnya rameeee. PARAH sih~~~~~

Fase itu masih saya anggap oh mungkin memang fisik saya kurang baik. Nah di bulan-bulan berjalan itu saya merasa di fase down sih. pertama ya karena di awal-awal bulan saya di diagnosa kanker. Kedua saya kok sering dimarahin atasan yak gara-gara kelakuan saya yang jadi pelupa. Schedule A lupa, tagihan itu lupa, "perasaan tadi aku udah ini deh tapi kok ternyata belum sik" terus dapet omelan. Kok kamu pelupa banget sih riskaaaaaa. "Ya, maaf" jawabku lesu. Padahal aku tau mereka ga marah sih cuma si pelupa ini betul-betul ganggu banget. Saya sampai bawa buku atau notes kecil untuk mencatat hal-hal yang harus dilakukan. Takut lupa :((((( Berminggu-minggu kayak gitu terus saya nyerah. Suka nangis abis itu. Saya gak pernah separah ini sih sebelumnya.

Gejala yang paling sering dan aneh saya rasakan adalah KEDINGINAN di saat semua orang biasa-biasa aja. Paling gak kuat kalau ada di ruangan AC. Pernah beberapa kali masuk ke kantor bawa sweater rajutan tebel. di saat semua orang biasa-biasa aja nyalain AC karena kepanasan dari luar, ehhhh saya dengan sangat pede nya pakai itu sweater rajutan sambil terus niupin telapak tangan saking dinginnya. kebayang kan betapa kedinginannya? Ha ha ha ha udah gak ngerti lagi sih.






















Hingga one day. Bulan Juli 2015 saya putuskan untuk segera ke dokter spesialis nuklir sebagaimana rujukan dokter onkologi yang mengoperasi kedua tiroid saya. Fine, ibarat sudah berminggu-minggu badan kamu gak memproduksi hormon tiroid. Ya gitulah jadinya. Hipotiroid. "Tapi sampai kapan, dok?" "Sampai kamu diperbolehkan minum thyrax." jawabnya lugas. Minggu depannya saya menjalani ablasi yang ... ... ... sesuatu. Setelah itu badan sudah mulai stabil setelah diperbolehkan meminum thyrax dengan dosis yang tepat. Ouh jadi gitu ya hipotiroid.

"Hipotiroid itu kalau secara umum berarti aktifitas kelenjar tiroid yang menurun akibat produksi berkurang/ pemberian obat anti tiroid/ radiasi/ setelah operasi tiroid/ infeksi."

Nah ini ada sharing dari Dr.Rochsismandoko (Endocrine, Metabolic, and Diabetes center Bethsaida Hospital) terkait tanda dan gejala hipotiroid.

Berikut Tanda dan Gejala Hipotiroid 
  1. Mudah capek
  2. Pelupa/Lambat berfikir
  3. Murung/ mudah marah
  4. Depresi
  5. Tidak bisa berkonsentrasi
  6. Rambut halus dan mudah rontok
  7. Bulu-bulu rambut hilang, kulit kering dan pecah-pecah
  8. Tidak tahan dingin
  9. Cholesterol meningkat
  10. Mata bengkak
  11. Kelenjar gondok membesar
  12. Suara parau, dalam
  13. Tenggorokan kering dan sakit
  14. Sulit menelan
  15. Denyut jantung lambat
  16. Infertility (Haid tidak teratur)
  17. sembelit
  18. Otot lemas dan keram


Nah ini beberapa gejala hipotiroid yang sangat umun kita rasakan dan seringnya diabaikan. Yuk lebih care sama tubuh. Yuk segera periksa. Salam sehat ya dari Riska :)


Salam,

Senja Januari





0

Kontrol Tiroid 6 bulanan ke-2 Pasca Ablasi

Posted by Rianita Riska Diana on Friday, October 07, 2016 in , , , ,



26 Juli 2016
Ini kali kedua rawat jalan menggunakan fasilitas BPJS. Jadi selamat mengantri!

Setelah mengantri satu jam fyuuuuhhh. Akhirnya selesai juga pendaftaran yang melelahkan. Kakiku langsung berjalan cepat menyusuri lorong menuju IGD yang tepinya menuju lorong perjumpaan berbagai ilmu kedokteran. Langkahku seperti otomatis belok kanan setelah keluar dari pintu IGD. Di depan tepat tertulis “kedokteran nuklir”.

Check up tiroid kali ini sama seperti cek 6 bulan yang lalu. Sebulan sebelum pemeriksaan diharuskan berhenti meminum thyrax (hormone sintetis). Hal ini dilakukan untuk melihat apakah thyrax bekerja dengan baik atau tidak dalam tubuh sekaligus melihat apakah ada kekambuhan dari sisa-sisa kanker. Oiya anyway fungsi thyrax ini selain menggantikan produksi hormon tiroid juga berfungsi menekan kerja kanker yang coba-coba nakal mau tumbuh wkwk.

Sebulan tanpa thyrax? Kalau tubuh saya reaksinya benar-benar hipotiroid. Dingin sedikit menggigilnyaaa ampun. Bisa dibayangkan waktu jam kerja semua orang menyalakan AC karena kepanasan sedangkan aku menggigil di pojokan hhu. Lelahnya melebihi hari-hari biasa padahal kerjanya ya gitu-gitu aja akuntan mah apalagi. Terus ngantuk sih yang paling luar biasa. Susah ditahan haha gatau karena kekurangan tiroid gatau emang udah kebiasaan pffftttt. Yagitulah sebulan bersabar berdamai dengan hipotiroid ini. Dah sih yang lain-lain gak dirasa-rasa.

Setelah menyerahkan surat eligibilitas pasien ke pendaftaran kedokteran nuklir, ibu admin yang sudah mengenalku (gegara aku rutin check up hhe) memintaku membayar ke poli Anggrek tepatnya 200 meter dari gedung kedokteran Nuklir. Bukan bayar untuk pemeriksaan darah, hanya untuk konsultasi dokter spesialis sebesar Rp120.000,-. Biaya cek darahnya sudah ditanggung BPJS soalnya lumayanlah kalau gak pake BPJS bayarnya bisa hampir satu juta.

Setelah pembayaran, selang 10 menit namaku dipanggil untuk segera memasuki ruang suntik. Seperti biasa yang dicek TSHs, Tyroglobulin dan Anti Tyroglobulin. “Hasilnya jadi satu minggu kemudian sekaligus ketemu kontrol Dokter ya” jelas perawat cantik dihadapanku.


6 Agustus 2016
Hari ini hasil lab sudah keluar, entah kenapa selalu was-was menunggu hasil lab. Pengambilan hasil baru dibuka pukul 10.00 WIB jadi ya masih sekitar satu jam lagi gak apa-apalah lagi pula hari ini bukan Cuma sekedar mengambil hasil tapi juga kontrol dan konsultasi ke Dr Erwin menanyakan bagaimana hasilnya. Baik atau kah ada kemungkinan kurang baik? Untuk mengurangi ketegangan sendiri pasti setiap orang di sebelahku ku ajak ngobrol satu persatu diajak sharing dan caring hahaha ya gitulah judulnya pasien yang belum ada tindakan pasti was-was pasti meminta opsi lain selain operasi dan lain sebagainya. Ya diriku sebagai “senior” karena sudah lebih dulu ada tindakan operasi hingga terapi dan sekarang menjalani tahap demi tahap untuk dinyatakan #cancerfree bukan perkara mudah memang meyakinkan diri. Padahal kuncinya untuk segera sehat itu ya yakin dulu. Yakin gak kalau dokter bisa jadi perantara kesembuhan? Yakin gak kalau Allah memang memilihkan jalan ini untuk hidup kita agar kita belajar? Yakin dulu saja.

Setengah jam berlalu bercuap sana sini, tiba-tiba namaku dipanggil, padahal belum jam 10.00 aku membatin. Tapi tak apalah aku senang-senang saja. Inilah hasil laboratoriumnya Berikut ini hasilnya:

Ya Allah kenapa Anti Tiroglobulinnya setinggi ini? Padahal 6 bulan lalu nilai Anti tiroglobulinnya 0.8 kenapa sekarang tinggi sekali kenapa kenapa kenapa. Memang sih angkanya masih dibawah rujukan tapi setiap pasien tuna tiroid (tidak memiliki tiroid) seperti saya rujukannya beda lagi. Intinya setiap pasien memiliki nilai rujukannya masing-masing. Jadi kalau ada masalah apa dengan tubuh pastikan sudah bertanya pada dokter yang menangani kita. Tidak bertanya pada pasien lain misalkan karena setiap orang memiliki masalah gangguan yang berbeda pula. Saya sempat bertanya pada ibu-ibu yang tampaknya juga sedang menunggu dokter. Beliau pasien kanker tiroid juga dan sudah operasi juga sama seperti saya. Anti tiroglobulin di angka 100 merupakan prestasi baginya karena perjuangan menurunkanya begitu luar biasa sehingga dokter membesarkan hatinya dengan mengatakan angka segitu sudah membaik. Soalnya sebelumnya pernah diangka 4000 kalau gak salah. Ya intinya tetap berprasangka baik saja. 

Cemas. Setelah itu detik ke detik selanjutnya terasa mendebarkan hati tak karuan. Mau cerita ke sebelah gak kenal. Nanti yang ada malah dia jadi ketakutan mau pengobatan. Ah menyebalkan. Saya memang kalau check up ke dokter gak pernah ditemani siapa-siapa. Seharusnya sih kalau masih single alias belum nikah, dokter selalu minta datangnya sama orang tua ya kan kamu masih nona. Kalau nanti sudah menikah sudah jadi nyonya baru boleh gak datang sama orang tua tapi sama suami. Gitu terus gitu terus. Tapi entah kenapa saya gak pernah menggubris haha. Soalnya saya kenal sekali ibu saya itu orangnya mudah kepikiran. Apa-apa kepikiran, kalau ada kabar buruk suka gak bisa tidur haha. Ya apalagi ini penyakit yang saya jujur katakan tidak mudah. Kasian lah kalau harus masih memikirkan saya yang sudah bisa dikatakan dewasa ini. Yaudah skip lanjut ke hasil lab malah curhat.

Lepas setelah dzuhur akhirnya dokter bisa menemui saya juga. “Hai rianita  apa kabar?” kamu duduknya disini pasti lagi hipotiroid kan? Jangan kena AC” kata Dokter Erwin sambil berdiri dan memindahkan kursinya. Aaaaak baik sekali pengertian sekali batinku. “Baik dokter Alhamdulillah, ini dok hasilnya” jawabku seraya menyerahkan hasil lab.

Dokter mengernyitkan dahi. Hmmm roman gaenak nih. Dokter mengetuk-ngetukan jari telunjuknya ke meja. Mataku menjurus pada kertas yang dokter baca. Lengang sejenak.
“Hasilnya kurang bagus, ada berbagai kemungkinan saya rujuk kamu untuk sidik seluruh tubuh ya minggu depan”
“Anti Tiroglobulin ya dok?”
“Iya terlalu tinggi, padahal enam bulan kemarin 0 kan?
Aku tak menjawab hanya menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannnya perlahan
“Takutnya ada kekambuhan, sabar ya kita cek seluruh tubuh minggu depan”
“Iya dok” jawabku lesu
  


To be continued....



Salam,

Senja Januari



0

JALAN-JALAN CANTIK KE STONE GARDEN PADALARANG

Posted by Rianita Riska Diana on Wednesday, April 20, 2016 in , , , ,
Pagi! Kali ini aku mau berbagi tentang cerita jalan-jalanku kemarin. Cerita tentang kesehatannya disimpan dulu ya hehe belum selesai edit. Semoga bermanfaat ya kali ini. Yap baru-baru ini aku baru saja menjelajah stone garden Geo Park Gn. Masigit padalarang. Penasaran dari tahun lalu tapi baru kesampaian April 2016 ini.

Ada banyak cara menuju Stone Garden ini. Bisa melalui tol untuk mobil pribadi, atau angkutan umum seperti angkot dan kereta api atau bisa juga ditempuh dengan sepeda motor melalui jalan biasa. Kalau aku pribadi berangkat dari Bandung, dengan jarak tempuh ± 2jam dengan mengendarai sepeda motor. Temanku juga berangkat dari Bandung daerah Cicaheum jarak tempuhnya ± 2jam.  Waktu tempuh ini bermacam-macam bergantung pada daerah mana kamu berangkat, jam berapa dan menggunakan kendaraan apa?

Kali ini aku tidak berangkat langsung dari rumah tapi ikut menginap di kostan temanku. Aku berangkat dari daerah kiaracondong Sabtu sore pukul 17.00 tiba di daerah Cimahi pukul 17.45, aku memutuskan untuk menginap di kostan temanku di daerah Pemkot Cimahi karena rasanya tidak begitu fit jika harus berangkat ba’da shubuh dari daerah kiaracondong he he he. Beda lagi dengan 2 teman aku yang rencana berangkat dari Bandung daerah cicaheum mengendarai mobil pribadi minggu pagi esok. Oiya, Kita janjian ketemu di stone garden pukul 06.30 keesokan harinya. 

Adzan shubuh berkumandang, aku sudah mandi dan bersiap shalat shubuh. Hahaha saking excited-nya pukul 03.30 aku sudah gelisah tidak sabar segera berangkat sedangkan dua temanku malah sibuk berebut mandi zzzzzzz. Okey finally pukul 05.30 kita berangkat dari kostan temanku daerah pemkot cimahi. Dengan mengendarai 2 motor. Aku membonceng temanku teh mira, sedangkan temanku dini membawa motor vespanya sendiri. Oiya sebelum menjelajah ada baiknya kita mengisi perut dulu alhasil kita melipir dulu ke alun-alun cimahi mencari surabi hangat yang biasa dijajakan disekitaran alun-alun. Mantap cukup Rp1.000,- per surabi masing-masing dari kita membeli 4 surabi. Kalau aku membeli 2 surabi oncom, 1 surabi coklat dan 1 surabi siram gula merah. 

Siap sudah kenyang, Pukul 06.00 WIB tepat kami berangkat dari daerah alun-alun cimahi menuju padalarang. Sepanjang perjalanan, dapat dikatakan jalanan cukup lengang. Karena mobil-mobil belum ramai berlalu lalang. Hanya angkutan umum dan truk yang tampak. Berangkat pagi recommended karena jalanan masih kosong udara juga belum panas. Untunglah salah satu temanku hapal jalan jadi tak usah mengandalkan GPS wkwk. Dari cimahi kami menuju kota baru parahyangan - Padalarang - Cipatat nanti di kiri jalan akan banyak penjaja peuyeum bandung dan kerajinan seperti tanah liat ada kentongan bentuk cabe dan aneka bentuk binatang lucu. Nah dari situ lurus terus sampai liat di kanan jalan ada plang “stone garden”. Letaknya di kanan jalan ya kalau dari Bandung jadi hati-hati menyebrangnya. Pukul 06.35 kita sudah masuk ke kawasan wisata Stone Garden. Sebelum masuk kita harus membayar retribusi warga dulu Rp4.000 per motor kemudian masuk ke kawasan wisata sekitar 300 meter lagi kedalam untuk mencapai tempat parkir.

Terlihat kedua teman kami yang berangkat mengendarai mobil dari Bandung sudah sampai di warung-warung sebelah parkir. Di tempat parkir kami masih harus membayar biaya parkir Rp 3.000 per motor. Parkirnya luas, sudah ada beberapa mobil dan elf long yang parkir disana. Oiya, stone garden buka dari pukul 06.00 - 18.00 (begitu tulisan yang terpampang)


Sebelum masuk kami membayar biaya registrasi Rp5.000,- per orang dan ada pula isian buku tamu. Tapi ketika kami tiba bapaknya belum standby wkwkwk jadi kami langsung masuk saja. Dan sampailah kami di pintu masuk Stone Garden.


Berbicara tentang Stone garden, tak lepas dari danau purba yang telah terbentuk ribuan tahun yang lalu yang membentuk cekungan dan sekarang dikenal sebagai kota Bandung. Stone Garden sendiri merupakan gunung karst yang menyimpan potensi bebatuan yang baik seperti marmer atau kapur sehingga masyarakat banyak yang menggantungkan hidupnya pada penambangan dan pengolahan bebatuan karst ini. maka tak jarang disekitar jalan padalarang - Cipatat banyak penjaja barang-barang kerajinan. Namun dengan kehadiran stone Garden Geo Park ini juga menambah pundi-pundi uang masyarakat sekitar.


Taken by: Dini Maryani

Untuk mendaki ke atas gunung tidak diperlukan waktu yang lama dan tenaga yang banyak pula. Kemarin juga bareng sama nenek-nenek kok kuat beliau wkwkwk. Cukup 30-45 menit aja. yang lama itu mengeksplorasi nya alias jepret-jepret sambil selfie gak karuan. Tapi seriosly banyak spot yang memang bagus untuk diabadikan. Jadi bahan tafakur alam juga.

Taken by : Dyna N J




Oiya tentunya sambil foto-foto dan menikmati serta mentafakuri keindahan alam ciptaan-Nya kita juga harus selaras dengannya seperti menjaga kebersihan dan kenyamanan alam dengan tidak membuang sampah, Tapi ada satu lagi peraturan yang saya baca tapi lupa difoto yaitu "Matikan hp ketika hujan karena banyak petir" begitu kalau tidak salah. Yap betul radiasi memicu petir menyambar memang kemarin juga saya baca berita ada yang sedang menelpon dibawah guyuran hujan besar, tak dinyana malah disambar petir. Tak usah ditanya bagaimana endingnya. Ini ada beberapa peraturan yang sempat saya abadikan.

Peringatan yang wajib dipatuhi :)

Taken by: Dini Maryani


Kalau mau bersantai sejenak, tenang saja di atas banyak disediakan saung, pondok atau apalah itu namanya. Ada yang sederhana macam saya di atas itu ada pula yang saung panggung. Tak perl khawatir saung kecil disana banyak saung yang buat rombongan. Selain saung ada pula tempat semi kamar mandi tapi lebih tepatnya untuk ganti baju deh. soalnya disana banyak banget yang foto prewedding.


Add caption
Taken by: Dyna N J

On Photo : Dini Maryani Taken by: Dyna N J
Taken by : Dini Maryani


Udahlah ya kebanyakan juga foto-fotonya, sebenernya ada spot bagussss yang udah di foto, tapi gak baek kalau di upload pffft. Nah sekian deh dokumentasi minimalis sederhananya,

TIPS:
 oiya ini ada tips untuk menjelajah stone garden:
1.       Berangkat pagi agar sampai di stone garden view  dan cuacanya bagus
2.       Gunakan sepatu olahraga (No flat shoes apalagi high heels please)
3.      Gunakan Baju casual yang menyerap keringat
4.      Bawa kamera yang mendukung
5.      Bawa uang secukupnya untuk uang masuk cukuplah kira-kira Rp15.000,-
6.      Minum dan cemilan
7.      Bawa plastik untuk tempat sampah
8.      Barang-barang lain yang sekiranya dibutuhkan



        FASILITAS YANG TERSEDIA DI STONE GARDEN:

1.   Warung-warung makan yang berderet menyediakan aneka cemilan seperti gorengan dan kue serta minuman

2.       Toilet di pintu masuk wisata
3.      Tempat ganti baju atau semi toilet di atas gunungnya (tapi bukan di puncak)
4.      Tempat parkir yang luas
5.      Saung atau gazebo
6.      Tempat sholat

Karena pukul 08.30 cuaca sudah semakin panas kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan kami di stone garden. Menyusuri jalanan padalarang yang sudah macet. 

         
          PENUTUP
     Karena setiap yang dimulai harus diakhiri begitu juga sebuah perjalanan yang bertujuan. Tinggalkanlah hanya jejak dan cerita bukan hal-hal yang membuat alam muak atas perilaku buruk manusia. Sebagai manusia tentu kita harus paham makhluk hidup lain juga minta diperlakukan adil. Agar kehidupan senantiasa berjalan selaras. Salam Lestari!

Salam,


Senja Januari


Copyright © 2009 CURHATAN PEJUANG TIROID All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.