Hanya cerita sesama pejuang tiroid. Kanker tiroid dan gangguan tiroid lainnya. Jangan kalah jangan menyerah Keputusasaan yang mengalahkanmu Bukan KANKER!

Thursday, August 27, 2015

HAI Diploma, Kapan Sarjana?

Salam.
Hai mahasiswa/i dan segenap lulusan DIPLOMA 3 yang berbahagia!
Salam kenal  dan Welcome to the jungle !
Sudah "A.Md" lantas hendak apa? Kerja? Kuliah lagi? Kerja sambil kuliah?
Masih bingung? baik saya ceritakan sedikit pengalaman saya, semoga bermanfaat. Sebulan pasca lulus, alhamdulillah saya sudah diterima di bagian HRD di sebuah perusahaan tour and travel kala itu. 4 bulan pertama saya jalani tanggung jawab saya sebagai karyawan. Rumah-Kantor. Just it. Bosen? Belum sih, namanya masih awal-awal kerja masih excited aja atas apa-apa yang didapat dan dikerjakan.
Tapi kok rasanya kosong ya? Rasanya gak berkembang aja, butuh asupan. Kerja-gajian-nabung-habis terus aja gitu.

Akhir desember 2013 saya memutuskan tes di sebuah universitas swasta untuk mengikuti kelas reguler sore.
Pertimbangan saat itu (tahun 2013), ketika kamu hendak kerja sambil kuliah ada beberapa universitas pilihan, yaitu :
  1. Universitas Pasundan. Jurusan akuntansi akreditasi A. Alamat Jl. Tamansari depan UNISBA. Kelas Reguler Sore. (Senin-Sabtu)
  2. Universitas Widyatama. Jurusan Akuntansi akreditasi B( sekarang sudah A). Jl. Cikutra No 204 A. Pilihan Reguler pagi dan sore (Senin-Sabtu)
  3. Universitas Sangga Buana (YPKP) Jurusan Akuntansi akreditasi A. Jl. PHH Mustopa dekat terminal. Pilihan reguler sore. Kelas senin-jumat atau sabtu minggu.
  4. Univeristas Islam Nusantara
  5. Bina Sarana Informatika
  6. Universitas Nasional PASIM 
  7. Politeknik piksi ganesha
  8. Universitas Terbuka
Dari pilihan-pilihan tersebut yang dijadikan pertimbangan orang tua adalah pilihan pertama kedua dan ketiga. Kenapa? karena based on experience. Tetangga, teman dan rekan-rekan lainnya. Setelah berunding cukup pelik, fuaaalaaahh pilihan jatuh pada pilihan pertama. Dua tetangga yang dahulu diploma 3 Unpad semuanya melanjutkan ke Universitas  Pasundan. Oh yasudah. Kalau bingung, pilihlah kampus dengan menyesuaikan jadwal kerja. 

 Setelah berbagai tes dan wawancara dijalani, alhamdulillah saya diterima di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas pasundan Bandung. Awal perjuangan kuliah sambil kerja? males, capek, ngeluh terus. Hahaha jangan ditiru. Bayangin aja, pukul 07.00 WIB saya berangkat kerja di jatinangor, terus kerja sampai pukul 16.00 WIB kemudian harus langsung buru-buru berkemas dan segera berangkat ke kampus daerah tamansari Bandung karena masuk kuliah pukul 17.00 WIB. Kemudian kuliah sampai pukul 19.00 atau di hari-hari tertentu sampai 20.30 WIB. Parahnya kalau UAS bisa pulang jam 22.00 dari kampus. How's amazing, isn't? HAHAHA.

Menyerah? GAK! Saya sudah berhasil melawan rasa MALAS, CAPEK dan KELUHAN itu, sudah 1 tahun 6 bulan saya menjalani perjuangan itu alhamdulillah, sekarang sedang skripsi. doakan. Awalnya lelah, tapi ubahlah sudut pandang dan luruskan niat selalu. Imam Syafi’i mengatakan, “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan.” jelas? Malas sama saja memperturutkan hawa nafsu. Intinya sih jika enggan bersabar melepas kesenangan hawa nafsu dan enggan pula bersabar melawan kejenuhan belajar maka bersiaplah bersabar menghadapi kesengsaraan dan kebodohan kelak.

Selain bisa menambah banyak ilmu, dengan kuliah lagi juga bisa promosi jabatan kan? hahaha. Walaupun tujuanku sesungguhnya bukan kesana. i don't wanna be a carrier woman actually. I wanna be first school for my children soon. Kalaupun berpenghasilan, i wanna be a mompreneur :) InsyaAllah aaamiin. Intinya gak ada ruginya melanjutkan kuliah sambil kerja, karena manfaatnya akan dirasakan beberapa tahun kemudian. Selamat berjuang teman-teman seperjuangan, semangat berjuang menuju sarjana, kemudian masternya syukur-syukur Allah mudahkan mendapat professornya!  

Salam semangat.
See you on the top!

Salam,

Senja Januari

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Me

About Riska

Thyroid Cancer Survivor from Bandung, Indonesia. 24 Y.o. Akuntan di sebuah perusahaan swasta.
Diagnosa Kanker tiroid Papiler tahun 2015 menjalani 2 kali operasi pengangkatan tiroid dan ablasi di RSHS Bandung di tahun yang sama
Ada gangguan tiroid juga? Yuk sini cerita, feel free to share :)
I'm Young but Stronger than CANCER !

Popular Posts

Categories

statistics

Copyright © Curhatan Pejuang Tiroid | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com