Hanya cerita sesama pejuang tiroid. Kanker tiroid dan gangguan tiroid lainnya. Jangan kalah jangan menyerah Keputusasaan yang mengalahkanmu Bukan KANKER!

Friday, August 28, 2015

MERDEKA dari penjajah selain Allah!

Terjajah

Terjajah berarti tidak memiliki hak penuh untuk mengendalikan dirinya sendiri karena adanya campur tangan orang lain dan atau karena bergantung pada orang lain. Dengan kata lain MENGHAMBA pada yang tidak berhak.

Jadi oleh siapa kita seharusnya "dijajah" ? Cek QS. Adz-Dzariyat : 56
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku"
 Dalam ayat tersebut dijelaskan makna BERIBADAH. Beribadah berarti : Berserah diri, mengabdi, taat, bergantung dan bersandar. Berserah diri berarti menyerahkan segala urusan kita pada Allah SWT. Mengabdi berarti mengarahkan segala potensi kita pada sesuatu yang kita abdi. Taat berarti ikhlas menjalankan segala yang diatur tanpa tapi. Bergantung berarti menggantungkan segenap jiwa raga pada sesuatu. Bersandar berarti menjadikan sesuatu itu tempat "kembali" tempat mengadu, karena percaya kekuatan tempat bersandarnya itu lebih kuat dari kekuatan dirinya.
Jadi jelaskan maksudnya? berarti yang harusnya "menjajah" kita adalah ALLAH :) atau dengan kata lain pribadi merdeka berarti MENGHAMBA pada yang berhak yaitu ALLAH. Karena justru manusia yang paling merdeka adalah manusia yang paling terjajah oleh Allah. Intinya jangan sampe penghambaan kita itu salah fokus. Bukankah dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi apa-apa yang dilarangnya kita dituntun untuk menjadi manusia-manusia takwa oleh-Nya?

Jika kita sudah tau oleh siapa kita dijajah, maka tak akan ada lagi yang hancur hatinya. Ungkapan "Hancur hatiku" itu karena diri membangun sebuah harapan pada sesuatu yang rapuh. Jika harapan itu dibangun pada sesuatu yang qowiy (kuat), bukankah kita juga akan bertambah kokoh menghadapi masalah-masalah yang hadir silih berganti. Dan hanyalah Allah yang Maha kuat, Maha besar, Maha Bijaksana. Selain itu tak akan ada pula ungkapan kekecewaan yang hadir dari menempatkan sesuatu yang tidak seharusnya. Kecewa karena menaruh harapan pada manusia yang juga sama-sama fana. Ah, kamu. Mau-maunya terjajah oleh sesuatu yang tak seharusnya menjajahmu.

Mau terjajah oleh ego? harta? tahta? atau seseorang yang gak halal? Pilihan untuk mau terjajah dan tidak mau terjajah itu diputuskan oleh dirimu oleh hatimu. Remember, terjajah itu karena bersedia terjajah. Hati itu keputusan. Kamu bisa memutuskan untuk berhenti sakit hati, kamu bisa juga memutuskan berlama-lama sakit hati. Itu semua keputusan hatimu, mau terjajah atau merdeka.  Ingat motion create emotion, emotion create motion. Perasaaan mencipta gerakan, gerakan mencipta perasaan, Tenang dan berani perlu diupayakan.

Bagaimana agar kita merdeka?
  1. Pastikan selalu sadar (diri hamba Allah). Sadar bermakna memiliki kendali atas diri kita. Kalau mengarahkan harus sadar dulu.
  2. Pastikan selalu objektif. Objektif bermakna fokus pada APA bukan SIAPA.
  3. Pastikan selalu yakin. Yakin bermakna 100% yakin. Jika masih 99% yakin berarti masih ragu. Yakin itu sifatnya mandiri. Yakin itu maju ATAU mundur bukan maju mundur cantik!

Masih aja mau terjajah? Yuk putuskan. Yuk merdeka!
Surat penutup yang kece:  QS.Ath-Thalaq: 2-3.
 I hear and Obey. Sami'na Wa Atho'na
Allahu a'lam bis shawwab



-Sebuah tausiyah dari Febrianti Almeera dalam kajian The Great Muslimah (Dengan sedikit tambahan)
 20 Agustus 2015, Rabbani Hypnofashion Hall Dipatiukur Bandung 

Salam,

Senja Januari
Read More

Thursday, August 27, 2015

HAI Diploma, Kapan Sarjana?

Salam.
Hai mahasiswa/i dan segenap lulusan DIPLOMA 3 yang berbahagia!
Salam kenal  dan Welcome to the jungle !
Sudah "A.Md" lantas hendak apa? Kerja? Kuliah lagi? Kerja sambil kuliah?
Masih bingung? baik saya ceritakan sedikit pengalaman saya, semoga bermanfaat. Sebulan pasca lulus, alhamdulillah saya sudah diterima di bagian HRD di sebuah perusahaan tour and travel kala itu. 4 bulan pertama saya jalani tanggung jawab saya sebagai karyawan. Rumah-Kantor. Just it. Bosen? Belum sih, namanya masih awal-awal kerja masih excited aja atas apa-apa yang didapat dan dikerjakan.
Tapi kok rasanya kosong ya? Rasanya gak berkembang aja, butuh asupan. Kerja-gajian-nabung-habis terus aja gitu.

Akhir desember 2013 saya memutuskan tes di sebuah universitas swasta untuk mengikuti kelas reguler sore.
Pertimbangan saat itu (tahun 2013), ketika kamu hendak kerja sambil kuliah ada beberapa universitas pilihan, yaitu :
  1. Universitas Pasundan. Jurusan akuntansi akreditasi A. Alamat Jl. Tamansari depan UNISBA. Kelas Reguler Sore. (Senin-Sabtu)
  2. Universitas Widyatama. Jurusan Akuntansi akreditasi B( sekarang sudah A). Jl. Cikutra No 204 A. Pilihan Reguler pagi dan sore (Senin-Sabtu)
  3. Universitas Sangga Buana (YPKP) Jurusan Akuntansi akreditasi A. Jl. PHH Mustopa dekat terminal. Pilihan reguler sore. Kelas senin-jumat atau sabtu minggu.
  4. Univeristas Islam Nusantara
  5. Bina Sarana Informatika
  6. Universitas Nasional PASIM 
  7. Politeknik piksi ganesha
  8. Universitas Terbuka
Dari pilihan-pilihan tersebut yang dijadikan pertimbangan orang tua adalah pilihan pertama kedua dan ketiga. Kenapa? karena based on experience. Tetangga, teman dan rekan-rekan lainnya. Setelah berunding cukup pelik, fuaaalaaahh pilihan jatuh pada pilihan pertama. Dua tetangga yang dahulu diploma 3 Unpad semuanya melanjutkan ke Universitas  Pasundan. Oh yasudah. Kalau bingung, pilihlah kampus dengan menyesuaikan jadwal kerja. 

 Setelah berbagai tes dan wawancara dijalani, alhamdulillah saya diterima di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas pasundan Bandung. Awal perjuangan kuliah sambil kerja? males, capek, ngeluh terus. Hahaha jangan ditiru. Bayangin aja, pukul 07.00 WIB saya berangkat kerja di jatinangor, terus kerja sampai pukul 16.00 WIB kemudian harus langsung buru-buru berkemas dan segera berangkat ke kampus daerah tamansari Bandung karena masuk kuliah pukul 17.00 WIB. Kemudian kuliah sampai pukul 19.00 atau di hari-hari tertentu sampai 20.30 WIB. Parahnya kalau UAS bisa pulang jam 22.00 dari kampus. How's amazing, isn't? HAHAHA.

Menyerah? GAK! Saya sudah berhasil melawan rasa MALAS, CAPEK dan KELUHAN itu, sudah 1 tahun 6 bulan saya menjalani perjuangan itu alhamdulillah, sekarang sedang skripsi. doakan. Awalnya lelah, tapi ubahlah sudut pandang dan luruskan niat selalu. Imam Syafi’i mengatakan, “Bila kamu tak tahan lelahnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan.” jelas? Malas sama saja memperturutkan hawa nafsu. Intinya sih jika enggan bersabar melepas kesenangan hawa nafsu dan enggan pula bersabar melawan kejenuhan belajar maka bersiaplah bersabar menghadapi kesengsaraan dan kebodohan kelak.

Selain bisa menambah banyak ilmu, dengan kuliah lagi juga bisa promosi jabatan kan? hahaha. Walaupun tujuanku sesungguhnya bukan kesana. i don't wanna be a carrier woman actually. I wanna be first school for my children soon. Kalaupun berpenghasilan, i wanna be a mompreneur :) InsyaAllah aaamiin. Intinya gak ada ruginya melanjutkan kuliah sambil kerja, karena manfaatnya akan dirasakan beberapa tahun kemudian. Selamat berjuang teman-teman seperjuangan, semangat berjuang menuju sarjana, kemudian masternya syukur-syukur Allah mudahkan mendapat professornya!  

Salam semangat.
See you on the top!

Salam,

Senja Januari

Read More

Thursday, August 13, 2015

Beginilah thyrax menemani hariku

Euthyrox 100 µg 
Sudah sebulan tablet putih ini menjadi pembuka hari-hari ku. Setelah tiroidektomi yang aku lakukan akhir Mei 2015 lalu berarti sudah fix sekarang aku harus menjalani hari-hari panjangku tanpa kelenjar tiroid, SAMA SEKALI. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar TERBESAR dalam tubuh manusia. Terbayangkan? Sedih? Jangan kau tanya aku bagaimana rasanya awal aku mendengar vonis dokter dulu. Aku pernah sedih karena manusia, aku pernah sedih karena kegagalan-kegagalan, aku pernah sedih karena dikecewakan, tapi Allah "menamparku" dengan kesedihan yang mampu menghapus semua duka karena dunia. Allah membuatkanku sebuah "sedih" yang membuatku lupa hal-hal semu. Termasuk kamu. Sedih karena harus MENGINGAT MATI. Seketika sirnalah semua sedih atas sebab-sebab yang semu. 

Ah baiklah, mari move on!
Baiklah, sudah sebulan tyrax bekerja di tubuhku. Untuk menjamin penyerapan, Thyrax harus diminum ketika perut kosong. Obat-obat yang mengganggu penyerapannya adalah Kalsium, zat Besi dan obat maag. Kalau untukku yang penderita hipotiroid pasca pengangkatan tiroid karena penyerapan makanan oleh lambung bekerja 4-6 jam maka thyrax baru bisa diminum bangun tidur dengan jarak makan terakhir 4-6 jam yang lalu dan baru boleh makan 2 jam kemudian. Penyesuaian dosis kemarin aku dimarahi dokter karena salah cara meminum thyrax ini. Seharusnya ketika aku hendak makan thyrax pukul 04.00 otomatis pukul 22.00 atau 23.00 adalah jam-jam terakhir aku makan. Tapi namanya juga mahasiswi nyekripsi kemarin sempet bandel karena bergadang pukul 01.00-02.00 ngemil kemudian tidur lagi dan bangun pukul 04.00 lalu makan thyrax. Tau gimana respon dokter? Omaygat! hahahaa Don't try this at home. 

Perlu diingat nih, thyrax ini bukan untuk mengobati tapi untuk melengkapimu. Iya seperti kamu yang melengkapiku #eh. Jangan takut dia akan bekerja seperti obat kimia pada umumnya. Justru bagi pasien-pasien dengan gangguan tiroid yang tidak mampu memproduksi hormon tiroid dengan cukup thyrax jadi bagian penting. Ingat diminum SETIAP HARI. Gak usah sok bandel sok sok kuat hidup sehat tanpa obat. HEY! Realistis aja kalau hidup. Kalau dulu ada kelenjar tiroid yang memproduksi hormon tiroid dengan cukup sekarang kalau sudah diangkat tiroidnya otomatis hilanglah "pabrik" produksi hormon tiroid, lantas dari mana dan oleh siapa hormon itu ada dan bekerja di tubuh? 

Ikuti anjuran dokter, periksalah secara rutin, rajin-rajinlah menyesuaikan dosis thyrax yang diminum. Kalau awal-awal sebulan sekali. Namun jika setelah cek TSH sensitif ternyata kadar nya sudah baik, dosisnya sudah tepat maka datanglah 3 bulan sekali kemudian 6 bulan sekali untuk mengecek kondisi tubuh. Sebulan setelah minum thyrax dengan dosis 100 µg kemarin, hormon tiroid masih rendah, walhasil euthyrox dengan dosis 100 µg  harus dinaikkan dosisnya. Senin, rabu, jumat, sabtu, minggu minum thyrax dengan dosis 100 µg, selasa dan kamis minum thyrax dengan dosis 150µg. Coba kita cek sebulan lagi ya! Salam sehat :)



Salam,

Senja Januari
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Me

About Riska

Thyroid Cancer Survivor from Bandung, Indonesia. 24 Y.o. Akuntan di sebuah perusahaan swasta.
Diagnosa Kanker tiroid Papiler tahun 2015 menjalani 2 kali operasi pengangkatan tiroid dan ablasi di RSHS Bandung di tahun yang sama
Ada gangguan tiroid juga? Yuk sini cerita, feel free to share :)
I'm Young but Stronger than CANCER !

Popular Posts

Categories

statistics

Copyright © Curhatan Pejuang Tiroid | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com